Rabu, 11 Januari 2017

Cara Mengimplementasikan SOP Secara Tepat

Banyak perusahaan sudah melakukan banyak investasi dengan nilai mahal untuk mengimplementasikan SOP namun mengalami kesulitan dalam menjalankan SOP itu sendri. Tidak jarang, SOP yang sudah dibuat itu sendiri hanyalah menjadi pemanis isi lemari kantor semata. Tebal isinya, berkualitas maksudnya namun tidak ada manfaatnya dalam implementasi di dalam perusahaan Anda.
Mungkin saja selama ini, konsep dari pemikiran perusahaan dalam menyusun SOP itu salah. Beberapa kesalahan yang muncul dari proses penyusunan SOP.

1. Menggunakan konsultan

Proses penggunaan konsultan dalam melakukan proses penyusunan SOP adalah langkah yang tepat, paling tidak pihak perusahaan bisa menjaga independensi yang muncul dalam proses pendekatan penyusunan SOP dalam manajemen perusahaan itu sendiri. Namun, proses penyusunan yang salah dapat menyebabkan penerapan SOP itu sendiri berjalan dan gagal diimplementasikan di lapangan. Pemilihan konsultan yang tidak kompeten, akan menyebabkan aspek pengembangan proses tidak berjalan, bukannya memberikan solusi yang tepat dalam pengembangan manajemen perusahaan itu sendiri melainkan malah merekomendasi suatu tahapan proses yang berada di luar karakteristik bisnis yang ada dalam perusahaan itu sendiri.

2. Penetapan fungsi administrator yang kuat
Menjadi hal yang sangat penting ketika melakukan proses implementasi Standard Operating Procedure yang tepat dan akurat. Ada baiknya perusahaan memiliki sistem pengawasan administrasi yang tepat dalam melakukan pengelolaan sistem yang dijalankan dalam perusahaan. Bagaimana setiap proses dapat terkendali dalam bentuk input dan output yang tepat untuk kemudian dilakukan proses evaluasi secara berkala.

3. Mengembangkan Konsep Learning Secara Tepat dalam Perusahaan
Bagaimana perusahaan dapat menjalankan program learning yang tepat dan akurat? Bagaimana program learning dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk memastikan SOP dijalankan. Perusahaan harus memastikan bahwa SOP adalah bagian paling penting dalam prilaku bekerja. Pembelajaran melalui training serta sosialisasi menjadi proses yang harus terus menerus dijalankan oleh perusahaan.  Penyelesaian masalah atas setiap situasi yang ditemukan oleh perusahaan dapat dijalankan dengan pendekatan sistem.

Lalu bagiamana proses pengembangan dari implementasi sistem dijalankan dalam perusahaan? Pastikan bahwa perusahaan Anda menggunakan referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengimplementasikan sistem secara tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)